Selasa, 11 Oktober 2011

Julia Perez di Jatuhi Hukuman 3 Bulan Penjara dengan Masa Percobaan 6 Bulan Penjara

MEDIA PUBLIK - JAKARTA. Julia Perez (Jupe) dinyatakan bersalah dalam kasus penganiayaan terhadap Dewi Persik (Depe). Aktris seksi itu dijatuhi hukuman 3 bulan penjara dengan masa percobaan 6 bulan.

"Hukuman tersebut tidak akan dijalankan kecuali atas putusan hukuman berkekuatan tetap. Oleh karena itu, terdakwa diharuskan menjalani masa percobaan enam bulan," beber ketua majelis hakim S Donatus SH, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (11/10/2011).

Saat mendengarkan pembacaan vonis, Jupe terlihat terkejut. Pasalnya, dia sebelumnya sangat optimistis tidak bersalah dan akan lolos dari jerat hukuman.Walau begitu, Jupe masih diberi kesempatan oleh hakim untuk mengajukan banding jika keberatan dengan vonis tersebut.

kasus perkelahian antara Jupe dan Dewi Persik bermula dari syuting film Arwah Goyang Karawang di sebuah hotel di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat, 5 November 2010 malam. Awalnya, dua artis sensasional ini hanya melakukan adegan perkelahian.

Perkelahian yang semula akting berujung pada perkelahian sungguhan. Akibat perkelahian itu, Depe mengalami luka diwajahnya akibat cakaran. Perkelahian itu akhirnya berujung pada laporan keduanya di kepolisian. Depe melaporkan Jupe ke Polsek Matraman. Sedangkan, Jupe melaporkan Depe ke Polda Metro Jaya.

Saat ini, Depe juga menjalani sidang kasus yang sama. Jika Jupe sudah tiba pada vonis, Depe masih dengan agenda pemaparan bukti dan saksi. (Team)

Senin, 10 Oktober 2011

MAHALNYA BIAYA UNTUK MENIKAH

MEDIA PUBLIK. Biaya Melimpah Untuk Menikah. ImagePernikahan merupakan salah satu tahap dalam hidup setiap manusia. Sebagai bentuk kasih-sayang antar laki-laki terhadap perempuan, ikatan pernikahan dilakukan berdasar ajaran setiap agama dan Negara.

Dalam Undang-undang tentang Perkawinan disebutkan, suatu perkawinan dapat dinyatakan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaan pasangan yang melakukan pernikahan.

Suatu pernikahan wajib dicatat oleh Negara. Bagi warga Muslim yang beragama Islam, harus terdaftar di Kantor Urusan Agama. Sedangkan warga non_Muslim, wajib mencatakannya di Kantor Catatan Sipil. Jjika tidak tercatat, sejumlah permasalahan akan muncul seperti masalah perdata, termasuk hak waris anak.

Untuk tertib administrasi, calon pasangan suami-istri harus memenuhi syarat administrasi, termasuk membayar biaya pencatatan sebesar Rp 30 ribu.

Tetapi kenyataannya, biaya pencatatan pernikahan jauh lebih mahal dari yang berlaku. Di sejumlah Kantor Urusan Agama, tarif pencatatan termasuk menggunakan jasa penghulu untuk memandu ijab-qabul mencapai Rp 1 hingga lebih dari Rp 2 juta.

Bahkan untuk memastikan kesediaan penghulu, calon pengantin harus memberikan sejumlah uang muka di luar biaya.

“Kalau masalah bagi, itu terrgantung. Itu berarti menghargai saya, saya juga menghargai dia. Ini di hari Minggu, kan gitu. Harusnya saya libur. Kan kalau begini alhamdulillah banget saya dikasih. Saya mencatat pernikahan, sah menurut agama, sah menurut hukum Islam. Kita pandu, khutbah nikah kita baca. Masa gitu aja nggak dibagi?” ungkap seorang penghulu.

Mahalnya biaya pencatatan pernikahan dan layanan penghulu menjadi penyebab utama masih banyaknya pernikahan yang tidak tercatat oleh Negara. Menurut data Kementerian Agama, dalam setahun ada sekitar dua juta pernikahan yang dilakukan di seluruh tanah air. Jumlah ini sudah termasuk yang tidak tercatat oleh Negara.

Kementerian Agama sudah melakukan sejumlah upaya menertibkan administrasi pernikahan, termasuk menyeelnggarakan pernikahan massal gratis. Tak ketinggalan, pengarahan kepada para penghulu juga dilakukan secara rutin agar selaku pelayan masyarakat wajib membimbing pernikahan setiap saat.

Pemberian hadiah berupa uang kepada penghulu memang tidak ada larangannya. Tapi sebagai pelayan publik, memandu pernikahan merupakan tugas pokok penghulu.

Kebiasaan warga kurang mampu yang berharap kepada pelaksanaan nikah massal gratis bisa diubah melalui pelayanan yang sesuai dengan aturan.(Team)

PENYEBAB HOMOSEKSUAL

Homoseksualitas mengacu pada interaksi seksual dan/atau romantis antara pribadi yang berjenis kelamin sama secara situasional atau berkelanjutan.

MEDIA PUBLIK. Pada penggunaan mutakhir, kata sifat homoseks digunakan untuk hubungan intim dan/atau hubungan sexual di antara orang-orang berjenis kelamin yang sama,
yang bisa jadi tidak mengidentifikasi diri merek sebagai gay atau lesbian.

Homoseksualitas, sebagai suatu pengenal, pada umumnya dibandingkan dengan heteroseksualitas dan biseksualitas.

Istilah gay adalah suatu istilah tertentu yang digunakan untuk merujuk kepada pria homoseks.

Sedangkan Lesbian adalah suatu istilah tertentu yang digunakan untuk merujuk kepada wanita homoseks.Definisi tersebut bukan definisi mutlak mengingat hal ini diperumit dengan adanya beberapa komponen biologis dan psikologis dari seks dan gender, dan dengan itu seseorang mungkin tidak seratus persen pas dengan kategori di mana ia digolongkan.

Beberapa orang bahkan menganggap ofensif perihal pembedaan gender (dan pembedaan orientasi seksual):

Homoseksualitas dapat mengacu kepada:
* orientasi seksual yang ditandai dengan kesukaan seseorang dengan orang lain mempunyai kelamin sejenis secara biologis atau identitas gender yang sama.
* perilaku seksual dengan seseorang dengan gender yang sama tidak peduli orientasi seksual atau identitas gender.
* identitas seksual atau identifikasi diri, yang mungkin dapat mengacu kepada perilaku homoseksual atau orientasi homoseksual.

Ungkapan seksual dan cinta erotis sesama jenis telah menjadi suatu corak dari sejarah kebanyakan budaya yang dikenal sejak sejarah awal .

Bagaimanapun, bukanlah sampai abad ke-19 bahwa tindakan dan hubungan seperti itu dilihat sebagai orientasi seksual yang bersifat relatif stabil.

Penggunaan pertama kata homoseksual yang tercatat dalam sejarah adalah pada tahun 1869 oleh Karl-Maria Kertbeny,[1] dan kemudian dipopulerkan penggunaannya oleh Richard Freiherr von Krafft-Ebing pada bukunya Psychopathia Sexualis.

Di tahun-tahun sejak Krafft-Ebing, homoseksualitas telah menjadi suatu pokok kajian dan debat. Mula-mula dipandang sebagai penyakit untuk diobati, sekarang lebih sering diselidiki sebagai bagian dari suatu proyek yang lebih besar untuk memahami Ilmu Hayat, Ilmu Jiwa, politik, genetika, sejarah dan variasi budaya dari identitas dan praktek seksual.

status legal dan sosial dari orang yang melaksanakan tindakan homoseks atau mengidentifikasi diri mereka gay atau lesbian beragam di seluruh dunia.

Pecinta Sesama Jenis atau Homoseksual dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, faktor biologik, berupa gangguan pada pusat seks di otak atau di kromosom. Kedua, faktor psikodinamik, yaitu gangguan perkembangan psikoseksual pada masa kecil. Ketiga, faktor sosiokultur, yaitu kebiasaan yang berakar pada budaya setempat. Keempat, faktor lingkungan, yaitu akibat pengaruh pergaulan atau pengalaman pertama yang homoseksual.

Sesuai penyebabnya, maka homoseksual yang disebabkan oleh faktor lingkungan mungkin dapat diubah walaupun tidak selalu mudah. Homoseksual karena faktor sosiokultur mungkin dapat diubah kalau yang bersangkutan segera keluar atau meninggalkan kultur itu.

Tetapi, tentu ini tidak mudah dilakukan karena faktor sosiokultur pada umumnya sudah melekat sejak masa kecil. Homoseksual karena faktor biologik tidak mungkin dapat diubah menjadi heteroseksual. Sedang homoseksual karena faktor psikodinamik juga hampir pasti tidak dapat diubah, kecuali didukung oleh kesadaran dan kemauan yang luar biasa.

Apakah Anda dapat hidup "normal" sebagai pria heteroseksual, tentu tergantung pada apa penyebab Anda menjadi seorang homoseksual. Tetapi kalau Anda mampu tidak melakukan hubungan homoseksual sejak menikah, itu sudah merupakan suatu upaya yang luar biasa.***

Tipe Posisi Bercinta Dapat Bakar Lemak

MEDIA PUBLIK. Ketika sulit berolahraga di pusat kebugaran, hanya sedikit yang mengetahui bahwa memanjakan diri dalam sebuah sesi intim memberi manfaat yang sama seperti olahraga. Hubungan seks bukan hanya membakar kalori ekstra, 'latihan rutin' Anda dan pasangan bisa mengencangkan otot dan melangsingkan tubuh.

Dr Basheer Ahmad Roy, seorang pakar seks menyatakan, "Hampir semua otot termasuk kaki, paha, lengan, bahu dan perut bagian bawah bekerja saat interaksi seksual terjadi. Semua aktivitas yang berdampak bagi pembakaran kalori minimal dilakukan selama 15 menit. "Jadi, perlu memperpanjang aktivitas seksual mulai pemanasan hingga klimaks," ujarnya kepada Times of India.

Ada beberapa posisi bercinta yang membuat otot tubuh bekerja. Berikut ini diantaranya:

Posisi misionaris
Posisi dengan pria di atas dipilih 90 persen pasangan untuk mencapai kepuasan. Gaya bercinta melibatkan keseimbangan berat badan, peregangan otot sekaligus kontraksi otot pada pasangan pria.

Sedangkan bagi pasangan wanita, posisi ini memberi kesempatan peregangan dengan melengkungkan punggung dan mengencangkan otot perut. Posisi ini juga membuat kontraksi otot panggul mereka.

Seksolog Dr Jaggi memaparkan, "Pasangan pria terlibat dalam aktivitas pada lengan dan bahu dengan lutut, paha dan siku akan berkontraksi untuk memperoleh keseimbangan.

Wanita di atas
Selain kelebihan wanita bisa mencapai klimaks lebih cepat, posisi ini akan membuat lengan bekerja sebagai penopang dan penyeimbang berat tubuh. Posisi ini juga membuat otot bagian dada dan pinggul berkontraksi.

Sedangkan pria akan menjadi penopang dan penahan berat badan pasangan.Otot yang bekerja lebih aktif adalah perut dan lengan.

Posisi menekuk lutut (lunges)
Seperti namanya, pasangan wanita dengan posisi menekuk satu lutut di hadapan pasangan dan satu lagi mengarah ke belakang. Posisi bercinta ini menjadikan otot bagian paha dalam dan luar, pinggul dan kaki belakang bekerja optimal.

"Posisi ini adalah olahraga yang bagus bagi orang yang duduk seharian," ujar Dr Jaggi.

Doggy style
Seperti dengan posisi misionaris, penetrasi dengan gaya ini membutuhkan kekuatan otot kaki, paha dan pinggul pada pria. Sedangkan bagi wanita, posisi ini membutuhkan keseimbangan dan kestabilan. Namun, dengan modifikasi misalnya posisi doggy style dengan pasangan wanita menumpu di dinding daripada di tempat tidur, bakal membentuk lengan, bahu dan tubuh bagian atas yang lebih kencang.

Posisi berdiri
Berdiri adalah salah satu posisi yang paling menantang karena membutuhkan stamina pria untuk mengangkat seluruh tubuh mitranya. Selain itu, posisi ini membuat otot pinggul, paha dan bokong bekerja optimal.

Bagi wanita, posisi ini akan menguatkan area lengan dan kaki serta menjaga keseimbangan untuk membantu penetrasi.***

Seks Berpelukan dan Cumbuan Dapat Perpanjang Usia

MEDIA PUBLIK. Aktivitas seksual yang sehat memberi manfaat luar biasa pada usia berapapun. Tahukah Anda bahwa hubungan intim mampu memperpanjang usia?

Seperti dilaporkan Times of India, aktivitas seks teratur meningkatkan kadar hormon, mempertahankan kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak dan meningkatkan kekebalan tubuh. Bisa dibilang, seks bisa membuat Anda terlihat lebih muda daripada usia sebenarnya.
Orgasme: tambah usia 8 tahun
Bukan hanya jumlah hubungan seks yang memperpanjang usia seseorang, tetapi juga kualitasnya. Sebuah studi menemukan bahwa orgasme yang kuat setara dengan suntikan valium, sejenis obat yang mengurangi stres dan merelaksasi tubuh. Orgasme juga meningkatkan imunitas tubuh dan memerangi infeksi sel tubuh hingga 20 persen. Dua orgasme setiap minggu memungkinkan penurunan risiko jantung lebih dari 30 persen.

Studi lainnya menunjukkan pasangan menikah yang bahagia cenderung hidup lebih lama daripada lajang maupun pasangan menikah yang tak harmonis. Fakta dari studi juga menyebut, orgasme secara teratur membuat pria dua kali lebih mungkin mencapai usia tua daripada orang yang jarang melakukan hubungan seks. Wanita yang rutin menikmati orgasme dapat hidup delapan tahun lebih lama.

Berpelukan dan cumbuan: tambah usia 7 tahun
Berpelukan bukan hanya menjadi permulaan yang menyenangkan dari sesi intim. Memeluk pasangan dapat melepaskan hormon oksitosin yang berkaitan dengan peningkatan harapan hidup.

Baik hewan maupun bayi yang kekurangan hormon ini tidak dapat berkembang dengan baik dan cenderung mengalami pertumbuhan gagal. Penelitian menemukan, oksitosin memperpanjang usia dan menurunkan risiko depresi.
Agar hormon ini diproduksi dalam jumlah besar, jangan lupa memberi pijatan sensual, banyak belaian dan sentuhan intim bersama pasangan.

Makanan seks: tambah usia 10 tahun
Supaya dapat menikmati seks, otak perlu berada dalam kondisi yang tepat. Kurang gairah seks disebabkan tidak adanya salah satu dari empat senyawa dalam otak, yaitu dopamin, asetilkolin, GABA dan serotonin.

Untuk menjaga kualitas ini, asup herbal dan rempah yang meningkatkan mood dan percaya diri seperti kemangi, lada hitam, cabe, jinten, bawang putih, jahe dan kunyit yang mengandung dopamin.

Asetilkolin diperoleh dalam kemangi, peppermint, sage dan thyme. GABA, suatu antidepresan alami, ditemukan dalam segelas alkohol dan serotonin yang meningkatkan kebahagiaan dan relaksasi ada dalam kalkun, pisang dan coklat.

Berkeringat: tambah usia 10 tahun
Aktivitas seks memberi manfaat hampir sama seperti berolahraga tanpa harus berlatih di pusat kebugaran. Hubungan intim selama 20 menit akan meningkatkan sirkulasi dan metabolisme serta membakar sekitar 30 kalori.
Tak hanya itu, berkeringat selama aktivitas seks juga membantu menjaga kepadatan tulang dan menghindari osteoporosis di kemudian hari. Wanita paruh baya yang melakukan hubungan seks memiliki kepadatan tulang dua kali lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak. Untuk itu, ingatlah untuk selalu mencari posisi baru yang menantang dalam sesi intim Anda.

Kencan seks rutin: tambah usia 2 tahun
Berhubungan seks setidaknya seminggu sekali akan menjaga hormon, jantung dan otak selalu dalam kondisi puncak. Pria yang berhubungan seks tiga atau lebih kali seminggu akan mengurangi risiko serangan jantung atau stroke sebesar 50 persen.
Agar gairah tetap menyala, cobalah menjalani 'kencan seks'. Tidak harus pada waktu tidur, cobalah menyelinap saat anak bermain di luar pada hari Minggu atau selepas makan siang.***

BERKUMPULNYA PEREMPUAN SUKA MEMBICARAKAN HAL JOROK

MEDIA PUBLIK. Anda mungkin sering mendengar kalimat, "Yang ada di pikiran pria cuma seks". Hal ini didukung oleh survei yang dilakukan Kinsey Institute, Indiana University, yang pernah menyimpulkan bahwa 37 persen pria di dunia ini memikirkan seks setiap 30 menit. Namun, penelitian terbaru membuktikan: secara seksual wanita ternyata lebih adventurous daripada pria.

Survei yang digelar oleh situs Good in Bed mengungkapkan, perempuan tidak hanya lebih gemar bereksperimen saat bercinta, tetapi juga jauh lebih suka ngomong jorok dan berbagi fantasi daripada laki-laki. Kebanyakan responden yang terjaring survei (semuanya sudah punya pasangan) juga mengatakan bahwa mereka menikmati seks dengan lampu menyala, mengenakan lingerie yang seksi, bercinta di tempat-tempat yang berbeda di rumah, dan memakai cairan lubrikasi. Hasil survei ini jelas mengejutkan bagi banyak orang.

"Selama ini perempuan telah dipandang dalam masyarakat sebagai sosok pemalu yang membatasi ekspresi seksual dari pasangan mereka," ujar Kristen Mark MS, direktur survei untuk situs tersebut. "Menurut saya, survei ini menunjukkan bahwa dalam sampel para perempuan, hal itu tidak benar."

Kegemaran untuk bereksperimen secara seksual kerap dikaitkan dengan kepuasan seksual dari pria maupun wanita. Semakin terbuka dan mau mencoba-coba, hubungan pasangan akan bertahan lebih lama. Dalam survei juga terungkap bahwa 50 persen responden menyatakan suka menonton film porno bersama pasangan.

Sebelumnya, Good in Bed juga pernah menggelar survei yang menunjukkan bahwa kaum perempuan lebih mudah bosan dalam hubungan daripada laki-laki, meskipun mereka lebih puas secara seksual. Seperempat dari responden (lebih dari separuhnya telah menikah) mengatakan bahwa kebosanan dalam hubungan bisa menyebabkan perselingkuhan. Oleh karenanya, hampir 60 persen responden berhasrat untuk mencoba sesuatu yang baru untuk menghidupkan kembali kehidupan seks mereka.

Belum lama ini, situs Good in Bed juga mengungkapkan penemuan lain yang menyatakan bahwa makin banyak pria yang berpura-pura orgasme. Di lain pihak, semakin matang usia wanita, semakin sering mereka mencapai klimaks dengan kualitas yang lebih baik. Baik pria maupun wanita sepakat bahwa orgasme yang terjadi bersamaan jauh lebih baik, meskipun hal ini tidak sering terjadi.***

USIA BERTAMBAH MEMPERKECIL PENIS

MEDIA PUBLIK. Setelah mencapai usia dewasa, seluruh komponen tubuh tidak dapat berkembang lagi, malah mengalami penurunan karena penuaan. Selain tinggi badan, organ-organ tubuh juga ikut memendek, termasuk organ vital.

Organ seksual pria memendek seiring usia karena dua alasan. Pertama, lapisan lemak (plak) dideposit di dalam arteri kecil di bagian penis sehingga menghambat aliran darah.
Sirkulasi yang buruk tersebut menyebabkan atrophy (berhentinya pertumbuhan) jaringan di bagian penis sehingga otot-otot mengendur dan menyebabkan organ vital ini kehilangan ketebalan dan panjangnya. Selain itu secara bertahap kolagen kehilangan elastisitasnya, padahal lapisan berserabut ini sangat berperan dalam terjadinya ereksi.

"Jika pada usia 30 tahun seorang pria ukuran penisnya saat ereksi mencapai 15 cm, maka di usia 60-70 tahun mungkin ukuran penisnya saat ereksi hanya menjadi 12,7 cm," kata Dr.Irwin Goldstein, direktur kesehatan seksual dari Alvarado Hospital, San Diego, AS.
Ia menambahkan, di usia sekitar 40 tahun, bagian testis juga akan menyusut hingga diamater satu sentimeter dari saat ia berusia 30.

Pada perempuan, perubahan organ seksual yang terjadi terkait dengan berkurangnya level estrogen saat menopause sehingga aliran darah ke organ seks ini berkurang. Ukuran rahim juga berkurang, sehingga ukurannya sama seperti saat usia pra-remaja. Hal tersebut terjadi karena tubuh mengatur organ itu tidak lagi aktif agar sumber daya lainnya bisa dipakai untuk organ tubuh lain yang masih aktif.

Berkurangnya kadar estrogen juga berarti kelenjar mamari dan kelenjar susu menjadi tidak aktif dan digantikan oleh lemak. Akibatnya payudara pun kehilangan elastisitasnya. Robekan alamiah pada serabut yang menyokong kulit dan ligamen juga akan membuat payudara makin terlihat melorot.
Usia memang tidak bisa dicegah bertambah, tetapi bukan berarti kita tidak bisa melakukan sesuatu untuk menjaga penampilan.
Untuk pria, pola makan yang sehat dan rendah lemak sangat disarankan demi jantung yang sehat serta kehidupan seks yang baik. Pola makan sehat ini akan memastikan seluruh pembuluh darah bekerja dengan baik sehingga sirkulasi darah menjadi lancar.

Pada wanita, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki bentuk payudara, misalnya melakukan latihan pengencangan otot bagian atas atau memakai payudara yang bisa menyangga dengan baik.

Hubungan seksual yang dilakukan secara teratur juga bisa memperlambat proses penyusutan organ-organ vital. "Sering melakukan hubungan seks akan melancarkan sirkulasi darah dan suplai oksigen ke organ seksual," kata Graham Jackson, konsultan kardiologi dari London.***